Belanja Besar PSG Akankah Berujung Trofi?

0 komentar

Belanja Besar PSG Akankah Berujung Trofi?
Marseille - Paris St Germain tak kurang mengelontorkan dana senilai 95 juta euro atau sekitar Rp 1,08 T hanya untuk mendatangkan empat pemain baru. Hasrat besar Les Parisiens itu tentunya cuma bisa terbayarkan dengan sebuah titel Ligue 1.

Sejak diambil oleh Qatar Investment Authority (QIA) musim lalu, PSG mendadak jadi klub kaya yang seakan tak pernah kehabisan uang untuk membeli banyak pemain berkualitas.

Musim 2011/2012 belum bergulir saja, PSG sudah mendatangkan Javier Pastore sebagai pembelian termahal Liga Prancis dengan banderol 43 juta euro plus Salvatore Sirigu, Mohammed Sissoko, Blaise Matuidi, Jeremy Menez, Kevin Gameiro dan Diego Lugano. Seta mendatangkan Leonardo sebagai Direktur Teknik.

Total tujuh pemain itu didatangkan dengan dana 85 juta euro. Tak sampai di situ nyatanya aktivitas PSG karena di pertengahan musim ini mereka kembali bergerak dengan membeli Thiago Motta, Alex dan juga Maxwell dengan total dana 19 juta euro.

Meski saat itu masih berada di puncak klasemen, PSG malah memberhentikan pelatih Antoine Kombouare yang dinilai tak sanggup membawa klub itu berprestasi. Maka pelatih top, Carlo Ancelotti, dibawa ke ibukota.

Sayang ambisi senilai 108 juta euro itu tak berujung manis karena mereka harus rela disalip Montpellier yang akhirnya menjadi juara. Tentu itu merupakan pukulan telak bagi PSG yang punya ambisi besar mengakhiri 18 tahun puasa gelar liga (terakhir kali jadi juara di tahun 1994).

Maka wajar rasa penasaran itu terbawa hingga musim depan dan untuk mewujudkan hal itu sekaligus mencoba menancapkan kukunya sebagai klub papan atas Eropa, PSG tak ragu untuk menguncurkan dana senilai 95 juta Euro di musim panas kali ini untuk memboyong empat pemain top dari Seri A.

Setelah mengawali dengan Ezequiel Lavezzi, dalam sepekan terakhir ini penghuni Parc des Princes mendatangkan duo AC Milan, Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic, serta bintang muda Italia, Marco Verratti dari Pescara.

Jika ditotal dengan musim lalu maka PSG sudah membelanjakan lebih dari 200 juta euro untuk membangun tim yang hebat serta disegani lawan. Maka titel Liga Prancis di akhir musim 2012/2013 adalah hasil yang sangat setimpal untuk belanja besar mereka.

Bisakah Mamadou Sakho cs melakukannya? Peluang besar tentu ada mengingat rival-rivalnya seperti Olympique Lyon dan Marseille plus Lille masih pasif di bursa transfer kali ini. Malah Lille harus kehilangan Eden Hazard yang dijual ke Chelsea.

Tapi berkaca dari pengalaman musim lalu, ada baiknya PSG berhati-hati dan tak lagi mengulangi kesalahan yang sama jika tak ingin uang senilai Rp 2 triliun terbuang sia-sia.

"Di atas kertas PSG adalah favorit dan harusnya mendominasi kompetisi. Tapi musim lalu seperti apa yang kita harapkan di awal musim dan Montpellier lah yang menjadi juara," ujar kiper Marseille, Steve Mandanda, di AFP.

sumber: DetikSport
Share this article :
b 0 Komentar
fb Komentar

Posting Komentar

Note: Berkomentarlah dengan bijak agar waktu kita tidak menjadi sia-sia